Showing posts with label friend. Show all posts
Showing posts with label friend. Show all posts

Sunday, December 14, 2014

Doraemon, Stand by Me



Jadi, kemarin, hari sabtu, gue pergi ke Magelang. HAHA NGAPAIN JAP? Gue nonton Stand by Me, film 3d nya Doraemon. Totalitas banget gak sih? Gak ada di Yogya, gunungpun kami lewati (Fyi, Magelang letaknya di balik gunung merapi kalo dari kos gue). Gue sama temen-temen pecinta doraemon dari kecil, berangkat jam 8, walaupun rencananya sih jam 7. Kita makan dulu terus langsung caw ke Artos Mall di Magelang. Sampai disana, kita muji diri masing-masing.

“Sumpah kita di Magelang?”

“Beneran kita di Magelang cuma buat nonton doraemon?”

“Padahal aku juga tiap hari ketemu doraemon”

Buat yang terakhir itu ditujukan kepada Sofyan Ali Batubara, teman batak gue yang gendut terus mukanya mirip Nizam temennya Baim.

Sampai disana kita langsung beli tiket terus nunggu studionya buka. Sambil nunggu, gue tiba-tiba keflashback masa-masa gue SMA. Dulu, hampir tiap minggu gue nonton ke XXI. Hampir tiap minggu gue minta uang sama mama ayah buat hang out sama temen-temen. Hampir tiap minggu itu juga uang yang mereka kasih gak bersisa. Sekarang rasanya beda. Gue sadar gue udah mulai bisa belajar hemat, ngatur uang sendiri. Selama hampir setengah tahun gue disini, baru 3 kali gue nonton bioskop, itu juga yang 1 dibayarin.

Abis itu kita masuk ke studio soalnya udah dibuka. Gue nonton yang versi 3d jadi dikasih kacamata 3d. Sampai di kursi, kita langsung foto-foto alay gak jelas di studionya padahal gelap ih odong L untung filmnya cepet mulai, kalo nggak habislah itu memori handphone dan harga diri kami.

Gue gakperlu ngereview filmnya ya nanti jadi spoiler hahaha tapi yang pasti filmnya sedih banget, ngena banget apalagi bagi yang suka sama doraemon dari kecil, termasuk gue. Dulu gue belum bisa baca jam, satu-satunya jam yang gue tau itu jam delapan. Kenapa? Soalnya dulu doraemon tayang setiap hari minggu jam 8 pagi. Berhubung gue menanti-nanti itu terus, jadilah gue hafalnya jam 8 doang, ditambah lagi angka 8 mirip bentuk doraemon. Tapi imajinasi gue nggak sampai situ aja. Waktu kecil gue dikasih mainan telepon-teleponan sama mama. Kata mama, hampir tiap hari gue ‘nelepon’ doraemon dan kawan-kawannya. Gue bilang gue minta dorayakinya doraemon, gue bilang ke giant kalo jangan ganggu nobita lagi, and so on. Ya jadi gak salah kan kalo gue bela-belain kesini demi doraemon?

Filmnya beneran sedih lho asli, gue sampe nangis. Gue emang agak cengeng tapi kalo ada film yang bikin gue nangis sampe ingusan (gak cuma netesin air mata), itu artinya filmnya beneran sedih. Gue malah sempet minta tisu ke Sofli yang duduk di sebelah gue.

Gue       : Sof ih sedih banget.. ada tisu nggak?

Sofli       : Aku emang udah siapin tisu mana tahu kau nangis. Nih

Gue       : Makasih sof (ngeluarin ingus)

((Adegan sedih lagi, makin sedih malah))

Gue       : (Nyeruput ingus)

Sofli       : Ini aku masih ada tisu

Gue       : Nggak usah sof, buat kamu aja mana tahu kamu nanti nangis

Tapi ternyata dia nggak nangis. Yaudah. Tapi sedih filmnya.. Tapi worth to watch banget sumveeeeehh

Harus nonton gaes


Thursday, November 01, 2012

That's what friends are for

Even the old songs can express what I'm feeling now. So, let's get back to 80's!




That's What Friends Are For

Dionne Warwick

And I never thought I'd feel this way
And as far as I'm concerned
I'm glad I got the chance to say
That I do believe I love you
And if I should ever go away
Well, then close your eyes and try to feel
The way we do today
And then if you can remember
Keep smilin', keep shinin'
Knowin' you can always count on me, for sure
That's what friends are for

For good times and bad times
I'll be on your side forever more
That's what friends are for
Well, you came and opened me
And now there's so much more I see
And so by the way I thank you
Whoa, and then for the times when we're apart
Well, then close your eyes and know
These words are comin' from my heart
And then if you can remember, oh
Keep smiling, keep shining
Knowing you can always count on me, for sure
That's what friends are for
In good times, in bad times
I'll be on your side forever more
Oh, that's what friends are for
Whoa... oh... oh... keep smilin', keep shinin'
Knowin' you can always count on me, for sure
That's what friends are for
For good times and bad times
I'll be on your side forever more
That's what friends are for

Yap, that song. And I'll be the one you can count on, buddy.

Tuesday, September 18, 2012

Baby Egg

Absurd. Hari ini absurd. Bersama 2 temen gue yang juga absurd, kita bermain dengan telur lembek yang gak kalah absurd.

Jadi gini, seminggu yang lalu kita ada tugas praktikum biologi. Kita disuruh celupin telur ke cuka, selama sehari. Karena cuka kelompok gue rada abal gitu yaudah kita tunggu sampai 2 hari. Setelah dilihat, telurnya lembek. Kayak bola bekel. 
Percobaan kedua, si telur yang udah lembek itu dimasukkin ke air biasa selama 1 hari juga. Waktu dilihat, telurnya masih lembek, tapi jadi agak gede. Gembung. Kembung. 
Percobaan ketiga, telurnya dimasukkin ke sirup. 1 hari juga. Waktu dilihat...... telurnya kempes. Pesssss. Tapi masih lembek. Yaudah akhirnya percobaan selesai dan kita gak tega ngebuang telur lembek unyu absurd ini. Jadi kita rawat(?) apalagi temen gue, Muthi. Si telur lembek itu diselimutin pakai tisu, digendong-gendong. Kasian gue liatnya. Tapi gak tega juga merusak kesenangannya. Terus kita foto-foto sama 2 telur cimicimi ini






Mirip yak



Lucu banget kan ya?? Siapa dulu yang bikin emotenya xixixixixixixi
Tapi sorenya dengan berat hati si telur madesu (telur yang emote cedih) kita kubur.........




Salam para pecinta telur,
Fira, Muthi , Syifa

Thursday, September 13, 2012

Ini baru namanya tidur

Pernah capek kan waktu belajar? pernah ngantuk kan? Iya gue juga pernah kok. Kadang, tidur di sela-sela waktu pelajaran sama tidur di waktu istirahat rasanya beda. Tidur di tengah pelajaran emang nikmat. Tapi, kata guru gue,

"Dulu waktu zamannya kayak kalian, ibu gak pernah tuh ngantuk waktu lagi belajar"

Iyalah dulu cuacanya kayak apa, dulu hawanya kayak apa, dulu materi pelajarannya kayak apa. Jadi gak heran kalo sekarang banyak yang menguap lebarrr di menit-menit awal pelajaran. Contohnya gini nih


Ini bukan gue, bukan. Tidur gue lebih imut kok. Tapi posisi gue gak jauh beda sama yang ini, dengan mukena sebagai bantal dan alas iler. Oh iya, ini Syifa. Cantik, kalo bobo gitu lebih cantik lagi.

Udah ya mau bobo dulu

Saturday, September 08, 2012

Ngambil formulir doang kok

Hari ini, gue, Mayang, Mail, sama Azzam buka pendaftaran buat kelas 10 yang mau jadi bagian dari OSIS. Ternyata yang minat cukup banyak. Jadwalnya sih hari ini mereka ambil formulir, terus dikumpulinnya hari Senin. Tapi, gak segampang itulah hahaha jadi sebelumnya mereka 'pemanasan' dulu. Lari bolak balik dari halaman sekolah, ke lapangan, ke halaman lagi. PBB. Loncat-loncat. Jalan kodok. Kasian banget gue liatnya, miris. Tapi ya mau gimana lagi ya... Eumm.
Terus mereka disuruh cari formulirnya di dalam sekolah. Terserah mau cari dimana yang penting ketemu. Yang bertugas buat ngumpetin formulirnya itu Azzam. Terus sebelum mereka cari formulirnya, Mayang bilang kalau formulir itu gakboleh lecek, dilipat, dan kotor. Mereka juga harus mengisi formulir itu dengan pulpen warna-warni. Biar unyu, mungkin. Tapi waktu mereka udah nemuin formulirnya, banyak yang protes ke gue,

"Kak, ini formulirnya lecek"
"Emang ketemunya dimana?"
"Diselipin di knalpot motor"
"Duh, si Azzam......."

"Kak, ini formulirnya kotor"
"Emang ketemunya dimana?"
"Di bawah sepatu"
"Duh, Azzam...."

"Kak, ini formulirnya robek"
*ngedumel dalam hati, salahin Azzam* "Emang ketemunya dimana?"
"Di sana, tadi ini robek karena rebutan sama temen"
"Ye salah sendiri"

Huft.
Teteh Fira

Thursday, June 21, 2012

Jatuh, bangun, jatuh lagi, tepar

Setelah gue menempuh ujian kenaikan kelas yang cukup membuat huh hah huh hah(?) gue libur tuh. Libur kilat, tepatnya. Terus di hari Rabu, ya, kemarin, gue dan teman-teman seperjuangan tersayang dan guru-guru tersayang juga jalan ke gunung. Kece banget kan ya ke gunung. Kita hiking. Beuh makin kece aja. 

Oke. Jadi plan nya kita kumpul jam set.8 di sekolah terus cabut ke gunung paling telat jam 8. But they're such a plain plan. Kita baru berangkat jam 9. Jam 9 coyyy. Sampai disana jam 11an, dan mulai hiking jam 11.40. Bisa dibayangin gimana panasnya. Naik turun jalanan, kepeleset di mata air, paha gue nancep ke batu tajam, tapi itu gak seberapa dibandingkan dengan jauhnya perjalanan. Kaki gue udah mau kabur, terjun bebas minta perlindungan. Tapi gue cuma bilang, sabar ya, kaki. Gak lama kemudian pundak gue yang pingin lepas. Tas gue berat coy. Tapi gue cuma bisa pasrah dan melanjutkan perjalanan. Iyalah daripada gue ditinggal.

Di tengah perjalanan gue banyak istirahatnya. Waktu jam 2 siang, gue laper banget betulan. Lama-lama perut gue sakit, ternyata gue maag. Yaudah gue dikasih obat maag sama Mayang. Terus kita jalan lagi. Di tengah jalan, kita ketemu sama mata air. Itu airnya........ <3 banget. Dingin, sejuk, segar. It was kinda oasis for us, really.

Dan finally kita sampai di tempat tujuan kita, Kawah Ratu. Disitu waktu menunjukkan pukul 15.40an. Sekitar 4 jam. Waktu segitu bisa buat ayah gue bolak balik Jakarta Bogor. Kita istirahat disana, sebentar, sangat sebentar. Terus kita mulai turun lagi jam 16.00an. Gue masuk ke rombongan depan. Udah makin sore gakmau di belakang gue. Ogah ntar digangguin. Tapi kita shalat dulu di jalan. Waktu ketemu mata air lagi, kita shalat di sana, wudhu di mata air, shalat dengan alas koran dan rumput. Setelah shalat, gue dapetin semangat gue lagi *ea. 

Di perjalanan pulang, hari udah mulai malam. Dan disitu benar-benar gak ada kehidupan. Gelap. Cuma ada pohon, batu, suara air, dan kita. Dan pencahayaan pun sangat, sangat minim. Untungnya gue dan beberapa yang lain bawa senter. Rombongan pertama kita ada sekitar 16 orang, termasuk gue. Dan kita cuma punya sekitar 4-5 senter. Itu kurang banget. Jadi jangan heran kalo banyak teriakan absurd, seperti

"Eh, gue ketinggalan!"
"Woy, tahan woy tahan!"
"Gue gakbisa liat jalaaaaan!"
"Tolong senterin jalan gue dong, pleasee"
"kasih gue pencerahan dong"
"Awas turunan curam!"
"Awas banyak batu!"
"Emang batu semua ini mah"
"Di kanan bolong, ambil kiri"
"Mana kirinya?"
"Kiri bang, kiri"
"Awas jalanan licin"
Gedebuk.
"Tuh kan, apa gue bilang. Jalan licin"

Dan semacamnya. Tapi itu seru banget. Kita sampai di bawah jam 8 malem. Sekitar jam segitulah. Gue tepar. Kaki gue sakit, bukan pegel. Gue lebih banyak jatuhnya. Gue gakmau ditnggal, gue gakmau di belakang, jadi gue ngebut. Dan karena, entahlah, cara jalan gue gak bener, gue jatuh terus. Mungkin gue harus belajar jalan lagi.

Kita nunggu yang lain turun semua. Dan kita baru berangkat pulang sekitar jam 9an. Sampai rumah gue langsung tepar. Kaos kaki ayah gue yang awalnya putih banget banget jadi coklat. Celana biru muda gue jadi blasteran biru-coklat. 

But, guys. Thanks so much. We're a great team. Seriously :)

Sunday, January 29, 2012

Behind the Scene #1

Inilah proyek baru kita. Gue bersama Onyos , Muthiaha , dan Mbaipa nekat untuk ikut lomba bikin film pendek. We're gonna be a film maker guysssss dung dung plak. Awalnya kita santai-santai aja soalnya ada yang bilang kalo filmnya itu terakhir ditunggu bulan April, masih lama kan? Tapi ternyata...... ternyata informasinya salah *bershower* . Filmnya terakhir ditunggu tanggal 27 Februari! Februari men, sebulan lagi!1!

Jadilah kita tancap gas, ngebut. Skenario jadi dalam waktu 2 hari, dan kita langsung take. Kemarin mulainya, dan, well, gak mungkin kan setiap take harus selalu bener? Dan di awal-awal pasti ada salahnya. Check this aib out!


Di sini Muthi berkali-kali di cut soalnya ketawa mulu. Emang sih awal-awalnya canggung, dan karena berkali-kali take gak juga berhasil, Anan gondok terus bilang "Sini deh gue yang coba!" ea gayanya. Just check her acting out!



Tertawa. Terbahak-bahak. Tertawa terbahak-bahak. Kita sih santai aja. Mau beres, mau enggak, yang penting kita have fun. Dan gue have fun banget, walaupun capeknya juga banget hahaha

Monday, January 16, 2012

50 days

50 days

fifty days, guys. Itu bukan waktu yang sebentar. Tapi itu juga bukan waktu yang cukup lama untuk bareng sama kalian. Chip, Sonic, Buffy, dan Boots. Terima kasih ya untuk semuanya. Walaupun kalian suka rewel, manja, dan kadang nyebelin tapi aku sayang banget sama kalian semua. Karena dari kalian aku belajar bahwa aku harus sabar, dari kalian juga aku belajar aku harus menyayangi sesama. Makasih guys.

Take care ya di sana, nurut sama mamamu. Jadi anak yang sehat yaa

Thursday, December 01, 2011

Jih, video!?!!

Ini dia tingkah laku teman saya, Muthi. Yang sangat tidak selow............

Saturday, November 26, 2011

Karya anak bangsa #2

THERE YOU GO. Created by Amuse decoration team.



Sebenernya masih ada beberapa foto. Tapi entah kenapa ini kok gak bisa masuk ke post nya ya. Sesuatu. Tapi bagus kan kan kan